Ronaldo Dekati Model Seksi Ini Melalui Instagram

Cansu Taskin, salah satu model seksi yang berasal dari Turki ini beberapa waktu lalu sempat membuat pernyataan yang menghebohkan sejumlah media dan publik. Taskin membuat sebuah pengakuan jika sang mega bintang milik Real Madrid, Cristiano Ronaldo saat ini tengah mendekati dirinya.

Wanita yang memiliki rambut berwarna brunette ini mengklaim, jika sampai saat ini dirinya masih terus melakukan kontak dengan kapten Tim Nasional Portugal tersebut. Dirinya juga sangat merasa sangat yakin jika pria yang berjuluk CR7 ini memiliki niat untuk menjalin hubungan asmara dengannya, hal ini dikarenakan sang mantan bintang Manchester United tersebut mengajak Ia untuk bertemu.

Taskin merupakan salah satu pengikut akun resmi Ronaldo di media sosial Instagram. Dan Taskin juga mengakui jika Ronaldo mendekati dirinya melalui media sosial Instagram. Ketika diwawancarai oleh media setempat, Taskin mengungkapkan jika sang mega bintang, Ronaldo, memang terlihat sangat serius untuk dapat menjalin hubungan asmara dengan dirinya.

Tentu hal tersebut pun membuat popularitas model seksi ini semakin menanjak, tatkala pengakuan dirinya yang saat ini tengah didekati oleh CR7. Tak heran, tawaran untuk wawancara pun membanjiri jadwal wanita ini.

Memang semenjak hubungan Ronaldo dengan Irina Shayk kandas, nama CR7 ini sering sekali dikaitkan dengan sejumlah wanita seksi. Ronaldo juga pernah digosipkan dengan sejumlah wanita dari berbagai negara menjadi kekasih barunya. Akan tetapi, bukan hanya sejumlah wanita seksi, namun setelah dirinya putus dari Irina juga sempat beredar kabar jika sang mega bintang tersebut merupakan seorang pecinta sesama jenis. Isu seperti ini muncul dikarenakan dirinya sangat dekat dan akrab dengan Badr Hari yang merupakan kickboxer yang berasal dari Maroko. (Sis)

Vardy Berang, Anak Dilecehkan Suporter MU

Sepertinya popularitas Jamie Vardy yang tengah melonjak naik berkat penampilannya yang gemilang di Leicester City, tak dapat diterima oleh semua orang. Terbukti saat ada salah satu pendukung Manchester United yang melontarkan ancaman keji dan sangat tidak pantas ditujukan kepada putri kecilnya yang saat ini baru berusia 5 tahun melalui akun media sosial Twitter.

Tentu pelecehan tersebut membuat berang Becky Nicholson selaku tunangan Vardy dan ikut memaki balik para pelaku tersebut.

Kejadian tersebut bermula ketika Nicholson mengunggah dua foto putrinya melalui akun sosial medianya, Twitter. Foto tersebut diambil ketika sang bocah tengah ikut menyaksikan pertandingan antara Leicester melawan Southampton yang digelar di King Power Stadium pada hari Minggu, 3 April 2016. Dalam unggahan foto tersebut, tertulis “Hari pertandingan! Ayo Ayah”.

Namun, dari sekian banyak sekali respon yang menanggapi foto tersebut. Namun, Nicholson merasa terkejut ketika ada salah satu akun yang melontarkan ancaman keji, “Putri kecilmu akan saya perkosa dan akan kubungkus dengan bendera Manchester United, lalu kepalanya akan kujejalkan ke kemaluanmu.” Begitulah cuitan dengan akun @LvGUnitedArmy

Tentu hal tersebut membuat Nicholas marah dan membalas kicauan tersebut.

“Kata yang pantas untuk anda, tidak ada. Dan anda harus dipenjara.”

Vardy yang juga merasa terkejut, mengetahui sang putri menjadi korban pelecehan pun, segera memotret pernyataan tersebut lalu menggunggah di akunnya.

“Mengejutkan dan sangat kejam.” Tulisan dalam unggahannya tersebut.

Pelaku pun ramai dikutuk oleh para Netizen yang menilai bahwa tindakan tersebut, sama sekali tidak bermoral. Akan tetapi, tak lama setelah itu akun pelaku pelecehan yang menggambarkan sebagai fans The Red Devils tersebut langsung non aktif. (Sis)

Rooney Tetap Optimis Terkait Masa Depannya

Wayne Rooney selaku kapten Manchester United dan sekaligus kapten Timnas Inggris, setelah sempat diragukan menjelang Piala Eropa 2016, kini dirinya mengungkapkan bahwa Ia masih sangat percaya dapat memberikan banyak hal, tidak hanya untuk klubnya namun juga untuk negaranya.

Posisi Rooney di Timnas Inggris terancam berakhir setelah Hary Kane dan juga Jamie Vardy tampil cukup impresif kala Inggris kontra Jerman. Apalagi Rooney sempat mengalami cedera lutut dan telah absen sejan bulan Februari lalu.

Meski begitu, pria yang saat ini telah berusia 30 tahun tersebut, mengungkapkan bahwa ia belum berencana untuk pensiun dalam beberapa waktu dekat.

“Untuk dapat bermain saya masih memiliki waktu beberapa tahun lagi. Saya akan terus bekerja keras dan hal yang paling penting adalah membantu tim saya meraih kemenangan. Dan ketika saya dapat melakukan itu dengan mencetak gol, tentu hal tersebut akan menjadi sangat hebat.” Papar Rooney saat di wawancarao PFA Magazine.

“Performa saya sangat cukup bagus saat bersama dengan Inggris pada beberapa tahun terakhir. Banyak gol yang berhasil saya cetak. Bahkan rekor Sir Bobby Charlton yang telah bertahan selama 40 tahun berhasil saya pecahkan, tentu hal tersebut membuat saya merasa sangat istimewa. Meski begitu, hal tersebut di masa yang akan datang, akan lebih saya pertajam kembali

“Sebelum saya mengalami cedera, saya mampu bermain dengan sangat baik, mungkin jika saat itu saya tak mengalami hal tersebut pasti hasilnya juga akan menjadi berbeda, akan tetapi, kini hanya masa depan yang ingin kalian tatap. Yang saya pikirkan saat ini hanyalah masa depan dan pada musim panas nanti dapat menjadi yang terbaik.” Pungkasnya mengakhiri. (Sis)

Kane Harus Lebih Diwaspadai Karena Sudah Melepas Topengnya

Liverpool harus lebih berhati-hati dengan Harry Kane ketika Tottenham Hotspur melawat ke Anfield akhir pekan ini. Karena Kane tidak bakal memakai topeng lagi yang disebut sempat mengganggu produktvitasnya.

Kane mengenakan topeng semenjak 21 Februari lalu. Ketika itu dia mengalami cedera retak hidung pada saat Piala FA melawan Crystal Palace. Sejak mengenakan topeng tersebut, rupanya Kane mengalami kesulitan membuat gol dalam empat pertandingan setelahnya.

Tetapi, kepiawaian Kane akhirnya kembali di awal bulan Maret. Ketika itu ia mengawali satu golnya ke gawang Arsenal dalam pertandingan derby London Utara. Lalu ia kembali membuat dua gol lagi ke gawang Aston Villa serta Bournemouth.

Dalam tiga pertandingan terakhirnya, kane kembali menambahkan lima golnya di Liga. Gol tersebut juga membuat namanya saat ini berada di puncak daftar top skorer dengan torehan 22 gol, tiga gol lebih banyak dari Jamie Vardy. Jika ditotal dengan pertandingan internasional bersama timnas Inggris, Kane mengemas enam gol selama bulan Maret.

Walaupun awalnya ia sempat kesulitan, Kane bisa dikatakan tidak memiliki masalah dengan topengnya, ia juga masih sanggup menjaga performanya. Hal tersebut membuktikan bahwa Kane memiliki bekal yang kuat bagi Spurs untuk melawan Liverpool di minggu ke-32, Sabtu (2/4) malam WIB.

Pemain belakang Liverpool harus waspada karena Kane tidak mengenakan topeng lagi, dan pastinya ia akan lebih leluasa untuk membidik gawang Simon Mignolet. Mignolet dalam pertandingan terakhirnya telah kebobolan tiga gol dari Southampton.

“Adalah kabar yang bagus karena ia akan berlatih pada hari Kamis nanti tanpa mengenakan topeng. Itu akan sangat baik untuknya karena ketika anda memakai topeng maka anda akan merasa terganggu,” seru pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, yang dilansir Soccerway. (Ric)

Payet Merasa Kurang Yakin Bisa Tampil Di Piala Euro 2016

Pada kesempatannya, Dimitri Payet mengungkapkan bahwa dirinya merasa kurang yakin dengan peluangnya untuk turut berperan di Piala Eropa 2016 Pranci bulan Juni nanti. Payet sendiri hanya bisa pasrah dengan apapun keputusan manajer timnas Prancis, Didier Deschamps.

Payet pada musim ini performanya dapat dikatakan gemilang bersama klubnya, West Ham United. Ia telah berhasil mengkoleksi 11 gol dari 36 penampilannya di semua kompetisi. Ia juga menjadi andil penting bagi West Ham dalam bersaing di papan atas Liga Premier, dan juga masih bertahan di Piala FA.

Penampilan cemerlangnya di level klub tidak begitu menjanjikan untuk memudahkan Payet masuk skuat timnas Prancis. Semenjak awal musim, mantan pemain Saint Etienne dan Lille ini selalu disebut-sebut akan dipanggil oleh timnas Prancis.

Tetapi, pemanggilan itu baru tiba ketika jeda Internasional bulan ini, saat itu Prancis bertemu dengan Belanda dan Rusia. Payet pun berhasil mencetak satu gol lewat free kick khasnya ketika menang dengan skor 4-2 atas Rusia.

Sudah membuktikan comeback yang mantap, Payet rupanya masih kurang yakin dengan peluangnya untuk tampil di Piala Eropa 2016. Dia menyerahkan keputusan akhir di tangan pelatihnya, Deschamps.

“Semua ini tergantung dari penilaian pelatih, kita lihat saja apa yang terjadi nanti. Saya telah berupaya, sesuai dengan yang saya lakukan di seluruh pertandingan, untuk membuktikan kebolehan saya dan usaha saya. Penampilan saya cukup positif dan saya merasa puas dengan itu,” terang Payet.

“Saya tetap berusaha untuk tenang, seperti yang saya lakukan semenjak awal musim. Saya berupaya keras dan tampil sebaik mungkin bersama klub saya,” kata pemain Prancis yang sudah 19 kali bermain dan membuat dua gol bersama timnasnya. (Ric)

Anak Rooney Fans Berat Rivalnya Di Timnas Inggris

Wayne Rooney akan mendapatkan pesaing baru di Tim Nasional Inggris pada Piala Eropa 2016. Jamie Vardy yang bermain dengan tajam, dapat membuat Rooney tak bermain sebagai starter lagi di timnas Inggris. Pada musim 2015-2016, Vardy telah berhasil mencuri perhatian dengan penampilannya yang gemilang. Dia juga merupakan salah satu kunci kesuksesan yang diraih Leicester City, dimana hingga saat ini masih berada di posisi puncak klasemen sementara Liga Primer inggris.

Pemain yang kini telah berusia 29 tahun tersebut, telah berhasil mengumpulkan 19 gol dan berhasil menduduki posisi di urutan kedua, dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara di Liga Primer Inggris. Vardy pun mendapat mulai mendapat kesempatan bermain di Timnas Inggris.

Ketajaman permainan Vardy selama bermain bersama The Foxes pun, terus berlanjut hingga dia bermain untuk membela negaranya. Vardy selalu berhasil mencetak gol, dalam dua pertandingan uji coba terakhir timnas Inggris. Dalam pertandingan Internasional, tercatat Vardy telah berhasil mencetak dua gol. Semalam Vardy berhasil menjebol gawang Belanda, dan sebelumnya juga Vardy telah berhasil membobol gawang Jerman.

Walaupun posisi Rooney di Timnas Inggris akan terancam oleh Vardy, mantan pemain Fleetwood Town tersebut, justru sangat disukai oleh salah satu putra dari Rooney. Rooney juga telah mengakui jika sang anak minta dibelikan jersey timnas Inggris dengan nama Vardy.

“Anak saya minta dibelikan jersey timnas Inggris. Akan tetapi, dia meminta jersey yang dibelakangnya tertulis nama Vardy.” Tutur Rooney menurut laporan Sportsmole.

Vardy tidak dianggap Rooney sebagai seorang rival. Justru Rooney mendoakan pemain andalan The Foxes tersebut, dimasa yang akan datang dapat semakin meraih kesuksesan. “Hasil yang dia punya di Liga Primer, itu merupakan hal yang sangat bagus untuk sepak bola Inggris. Semoga dia dapat terus melanjutkannya.” Pungkas Rooney. (Ric)

Pertandingan Belgia vs Portugal Berpindah Tempat

Belgia yang belum lama ini diserang oleh aksi terorisme berkedok dengan pengeboman ini mendapatkan simpati dari Fernando Santos selaku manajer tim nasional Portugal. Portugal yang nantinya akan melawan tim nasional Belgia yang bertema laga persahabatan ini memberikan dorongan semangat kepadanya. Santos menyebutkan bahwa kita akan melawan aksi terorisme dengan cara kita masing-masing , dan kita akan membuktikan dunia sepakbola tidak takut dengan aksi terorisme,ucapnya.

Pertandingan antara Belgia melawan Portugal ini harus mengalami penggeseran waktu pertandingan karena insiden pengeboman kala itu. Santos dikenal sebagai pelatih yang ambisius di dalam setiap tindakannya , Santos siap memerangi terorisme dengan caranya sendiri di dunia sepakbola dan dia mengecam buruk bagi siapa saja yang mengotorkan nama dunia sepakbola.

Kini jadwal ulang sudah resmi dikeluarkan, pertandingan antara Belgia melawan Portugal ini dijadwal ulang sehingga kini pertandingan ini akan berlangsung di Portugal pada 30 Maret 2016 besok. Keputusan ini dianggap yang terbaik mengingat kondisi keamanan yang belum sepenuhnya meyakinkan aman ini , pihak penyelenggara tidak ingin mengambil keputusan ceroboh.

Sebagai pihak tuan rumah dalam ajang persabatan ini, tentunya Belgia sangat berharap jika tidak akan terjadi hal-hal yang merugikan kedua belah pihak. Sama-sama kita ketahui bersama jika berbagai negara di dunia ini sedang mengalami ancaman serius dari para pihak yang tidak bertanggung jawab.

Untuk itu pihak Belgia meminta kepada publik untuk sama-sama membantu dalam memerangi kekerasan ini dan mencoba untuk bisa melakukan hal yang membuat semua orang menjadi lebih tenang lagi. Pada pertandingan itu sendiri, beberapa pihak yang berwajib sudah memberikan pernyataan jika pertandingan akan berjalan aman dan semua nya sudah dipersiapkan secara matang. (Lois)